Wisata Gratis Ho Chi Minh ~ Hanoi ~ Halong Bay Persembahan dari MCI


Seperti judul blog ini, Negeri Mimpi…seperti itulah kiranya saya dengan mimpi mimpi saya yang pada waktunya menjadi kenyataan. Duluuu sewaktu saya kecil, saya sering berhayal bisa terbang ke negeri negeri yang jauh yang sebelumnya belum pernah saya singgahi. Alhamdulillah mimpi mimpi itu satu satu menjadi kenyataan. Begitu banyak kejutan manis yang Allah berikan kepada saya. Setelah sebelumnya saya menerima jalan2 gratis ke Hongkong akhir bulan Maret lalu, lalu pertengahan Agustus ini lagi lagi saya beruntung, mendapatkan trip gratis menjelajah Vietnam dengan segala fasilitas nomor 1 dari Millionare Club Indonesia (MCI) karena memenuhi kualifikasi penjualan Nano Spray dan Magic Sticknya selama challenge berlangsung.

Sore hari pukul 16.30 kami (saya dan 119 rombongan turis gratisan dari MCI) tiba di Ho Chi Minh City dulunya bernama Saigon, dengan pesawat Vietnam Airlines. Perjalanan CGK-SGN sekitar 3 jam, cuaca buruk membuat kami ketar ketir. Pesawat sempat mengalami turbulen sampai 3x. Alhamdulilah kami mendarat dengan selamat.

Kami menunggu di bandara untuk waktu yang cukup lama. Sebetulnya jadwal kami terbang lagi ke Hanoi pukul 18.00, tapi karena di luar masih hujan, dan landasan pacu tergenang air, jadilah kami menunggu sampai jam 21.00. Vietnam Air mendarat di Hanoi pukul 23.00 dan kami butuh waktu satu jam untuk tiba di hotel, dan akhirnya Zzzzzzz.

May De ville hotel, terletak di jantung kota Hanoi disanalah tempat kami bermalam. Hotel yang berimpitan dengan toko toko klontong, pasar yang kumuh, warung makan semacam lesehan di Jogja ini nampak sederhana namun sangat nyaman dan menyenangkan. Saya seperti melihat kota tua dengan kesahajaan dan kekayaan sejarah di dalamnya.

Hanoi, ibukota Vietnam ini dari dulu selalu menjadi salah satu kota yang ingin saya kunjungi. Saya tertarik dengan cerita tentang keunikan kota ini dan juga kulinernya yang eksotis. Hanoi menyajikan pemandangan yang berbeda pengaruh arsitektur Cina sangat dominan terasa dan kawasan kota tuanya yang terkenal dengan sebutan ‘The Old Quarter’, akan mengajak kita berkelana menembus waktu ke masa lalu. Kawasan ini terjaga dengan baik, memberikan nuansa tersendiri dengan jalan-jalan sempitnya, bangunan dengan perpaduan antara arsitektur kolonial dan Cina, serta danau dan taman-taman yang teduh dan asri.

Pagi hari selesai sarapan di hotel kami diajak keliling kota Hanoi sebelum melanjutkan perjalanan ke kota paling ujung utara Vietnam ; Halong. Inilah tempat yang kami kunjungi :

Ho Chi Minh Mousoleum

Terletak Ba Dinh Square, bangunan yang merupakan makam, tempat jenazah Ho Chi Minh yang telah dibalsem terbaring. Untuk masuk ke dalam ruangan makam negarawan itu butuh waktu lumayan lama, antri panjang mengular. Rupanya banyak yang ingin melihat jenazah Ho Chi Minh secara jelas. Rombongan kami disambut oleh tentara dengan karangan bunga di tangannya, sangat khusu’ dan khidmad upacara penyambutan kami. Lalu satu satu kami masuk ke ruangan itu. Tidak ada kamera, tidak ada suara kecuali langkah kaki kami.

Temple of Literature
Temple of Literature, secara harfiah berarti Kuil Literatur, dulunya merupakan pusat pendidikan di Kota Hanoi. Di kawasan ini, berdiri universitas nasional pertama di Vietnam yaitu “Imperial Academy”. Temple of Literature juga menjadi lokasi dari Temple of Confucius, sebuah kuil yang didirikan untuk memuja filsuf, politisi, guru, dan editor terkemuka dalam sejarah Cina – Confucius.

One Pillar Pagoda
One Pillar Pagoda tercatat sebagai satu dari dua pagoda terpopuler di Vietnam. Pagoda populer satunya adalah Perfume Pagoda (Huong Pagoda) yang terletak di kawasan My Duc. Kuil Buddha ini dibangun oleh Kaisar Ly Thai Thong dengan hanya menggunakan satu pilar batu berdiameter 1,25 meter. Bangunan kuil terbuat dari kayu yang dibentuk menyerupai bunga teratai. Dalam agama Buddha, teratai dikenal sebagai simbol kesucian karena mampu memekarkan bunga yang indah di kolam berlumpur. One Pillar Pagoda mencerminkan kemegahan arsitektur menunjukkan bahwa negara telah berkembang.

Setelah makan siang di sebuah restoran yang tidak begitu besar namun mampu menampung rombongan kami yang terdiri dari 4 bis berkapasitas 30 orang, kami melanjutkan perjalanan ke Halong. Waktu tempuh kami dari Hanoi ke Halong kurang lebih 4 jam dengan bis yang sangat nyaman. Pemandangan di sepanjang jalan mirip dengan jalan-jaan dari jogja-solo-ngawi dan sepanjang jalan menuju surabaya. Terhampar sawah nan hijau bah permadani.

Sore hari kami tiba di Halong, menikmati sensasi berbelanja di pasar malam yang hiruk pikuk pengunjung. Banyak souvenir dijual disana, tapiii tentunya lebih mahal dibandingkan souvenir yang dijual di Hanoi. Tergantung kekuatan hati kita menawarnya. Malam hari selepas makan malam yang meriah kami diantar ke hotel bintang 5 dengan jendela yang menghadap langsung ke teluk Halong. Indaaah mimpi kami malam itu.

Pagi harinya seusai sarapan, kami langsung menuju Halong Bay, Ha Long atau yang biasa di sebut Halong Bay adalah sebuah teluk yang berada dekat dengan perbatasan Republik Rakyat Cina. Teluk ini dalam bahasa Vietnam bernama Vịnh Hạ Long yang artinya Teluk naga yang sedang turun, nama ini terkait tentang cerita rakyat yang mengatakan bahwa ada seekeor naga yang turun dari langit untuk membantu para penduduk setempat dengan meludahi permata dan batu giok ke laut, sehingga membentukkan sebuah benteng alami untuk melawan penjajah, hal itu pula lah yang menjadi alasan sebagian besar kapal yang ada disini berbentuk seperti naga.

Halong bay di kenal sebagai salah satu keajaiban dunia yang memilik keindahan alamnya. Halong bay memberikan pemandangan alam yang sangat natural, pemandangan yang sangat menakjubkan ini akan membuat kagum sang Pencipta dan pemilik kreasi yang maha dahsyat di semesta.

kapal ‘cruise’ kami berhenti, kami diminta turun dan menyusur goa yang sangat besar dengan stalaktit dan stalakmit yang cantik. butuh waktu 4 jam untuk mengelilingi teluk halong itu, decak kagum dan mata berbinar-binar menatap keindahan ciptaan Allah. Tak lupa saya bersyukur, saya berkesempatan menyaksikan keindahan ini nyata.

Kami makan siang di atas cruise dengan menu sea food yang sangat menggugah selera, karena di hotel dan beberapa tempat makan sebelumnya, kami agak takut menyantap makanan yang dihidangkan, karena sanksi akan kehalalannya.

Selanjutnya, akan saya ceitakan keseruan lain di Hanoi dan Ho Chi Minh yaaaa

Advertisements

One thought on “Wisata Gratis Ho Chi Minh ~ Hanoi ~ Halong Bay Persembahan dari MCI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s