Keluarga Bekantan


“Hidung besar bawa hoki” kata bapak sambil tersenyum ketika saya menanyakan mengapa ukuran hidung saya lebih besar dari ukuran hidung teman-teman saya yang lain. Ketika itu saya masih es-de. Lalu, panjang lebarlah beliau mendongeng bahwa di zaman kerajaan dahulu kala itu…orang-orang berhidung besar adalah orang yang mengalir darah bangsawan di dalamnya. Halahhh bagaimana bisa begitu???

Di antara saudara-saudara saya, sayalah yang paling sering protes dengan keadaan hidung yang menjulang dan lebar ini, pasalnya…orang-orang yang saya ajak bicara jarang memerhatikan saya, mereka fokus pada hidung saya yang nongkrong seperti kodok bangkong. Lagipula, berhidung besar, membuat tangan-tangan mereka (teman2 saya) gatal ingin mencubit, memencet, dan mengupilinya menariknya sampai merah. Ughhh

Kakak saya yang perempuan, hidungnya lebih jumbo daripada saya dan bapak, dan dia kelihatan lebih cantik dengan hidung besarnya itu. Mata kecil tanpa kelopak, hidung besar…bukankah perpaduan yang unik? begitu pikir saya dalam hati. Hahaha…saya jadi keasikan ngupil berkhayal sambil ngaca.

Kalau mau diurutkan rekor hidung terbesar dalam keluarga, saya menduduki peringkat ketiga setelah kakak perempuan dan bapak.

Tapi, hidung besar kami memiliki masalah yang sama ; yakni rentan dengan debu dan udara dingin. Makanya tak heran kalau setiap pagi rumah kami semarak dengan suara bersin yang bersahut-sahutan. Kami juga menjuluki keluarga kami dengan sebutan keluarga bekantan. Itu tuh monyet dufan yang hidungnya besar itu :).

*) kemarin saya motret hidung bapak dan hidung saya sendiri. nanti bisa bandingkan mana yang lebih besar hehehe

Advertisements

22 thoughts on “Keluarga Bekantan

  1. hehehe…ppsstt..tapi ada yang seneng lho dengan hidung bagirnya unai:D

    :-”

    -> ya iya dong, kalo ndak seneng, gimana dong šŸ˜›

  2. hidung lebar dan menjulang??? wakakaka…bagi dikit wooiii….sini butuh sedikit tambahan solikin. pesek2 jawa gitu deh, hahahah…

    -> ambil smua deh mbok, kegeden kie..nutupi rai wakakaka

  3. hidung panjang penciumannya tajam om…mudah mencium terutama kalo ada gelagat yang kurang baik. sama halnya dengan bekantan berdaasi…he….

    -> hehe kok panggil Om

  4. yang penting masih punya hidung mbak.. kekeke…
    hidung-ku juga njeber kok.

    -> iya bisa buat benapas yak šŸ˜›

  5. baca postingan ini jadi ikut ngukur kebesaran hidung :d setelah di liat2 masih normal, gak besar2 amat šŸ™‚

    ->emang ukurannya apa?

  6. Biasanya orang2 yg berhidung besar jarang kena flu lho……kaya temanku mbak, 8 semseter ini bersama dia, aku jarang liat dia kena flu…
    mungkin itu ya rejeki punya hidung besar….

    -> eh bukannya yang berhidung besar tu malah boros nafasnya…awas jangan dekat2 persediaan oksigen bisa menipis šŸ˜›

  7. pasti waktu muda dulu Babe gak sempet ngeliat idung bunda dibelakang jilbab bercadarnya šŸ™‚

    *piss Bun, i love u*

    -> Hlahhh sekarang kan masih muda…we e e..

  8. Dlu aku jga punya hdung yg bgus tp agak bsar yg bwah..lma2x pgen hdung mancung trus bibir yg atas tak bwah2xin biar idung mancung,e malah idung gue melar..ak seneng ada yang punya web kya gni..senasib getu..fb ku denywicaksono@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s