Valdisya Azzahra


                     Disya giding

Bola mata bulatmu itu, bergerak ke kanan ke kiri ; nakal sekali, membuat gemas siapa saja yang sedang memandangnya. Tak canggung kau mempertontonkan gelak tawa. Lepas, menunjukkan barisan geligi susumu yang putih bersih.

Kaus lengan panjang, celana jins, sepatu boot putih juga kerudung coklat, mempercantik tampilanmu siang itu.

“Bunda mana?”

Tanyaku menelisik di antara rimbun bulu matamu, ketika aku tak menemukan bunda datang bersama kalian. Tak ada jawaban, kau malah membalas menatapku, mungkin balas bertanya di dalam hati ”Kamu siapa?”

Aku tersenyum, membalas tatapan tanyamu, sambil mengulur tangan mengajakmu berjabat, dan Hey.… kau sambut juga ulurku. Tangan mungilmu menggenggam ujung jemariku. Masih, aku tak lepas menatap matamu…

“Ini perpaduan yang sempurna….”

Bisik batinku. Kau begitu cantik, lincah dan memesona. Kecantikan yang diwariskan ayah dan bundamu begitu sempurna, Sya…sungguh sempurna!

Semula erat sekali kau peluk kaki ayah, menyembunyikan muka dari tatapku yang tiada henti menghujanimu. Namun akhirnya kau berlarian di antara kaki ayahmu sambil berciluk ba.

Ohhh…rupanya kau mengajakku bercanda. Sejak itu, tak berjarak lagi kau dan aku. Kau lantas tergelak ketika telunjukku mendarat di ketiakmu. Ya..kita tertawa bersama…berderai derai, seakan kita sudah lama saling kenal.

Valdisya Azzahra Apkamadi. Ada do’a dan harap di setiap vokal dan konsonan yang merangkainya. Ayah dan bundamu sudah mempersiapkan dan memilihkan nama jauh sebelum mereka menikah, Nak. Bahkan ketika mereka masih berpacaran dulu. Suatu hal yang tak terbayang olehmu, kan?

“Foto Disya…foto Disya…!!!”

teriakmu antusias ketika aku mengeluarkan kamera dari dalam tas. Dan…. Ohlala, kau bergaya, mengerlingkan mata, pasang aksi…membuatku bertambah gemas saja.

Disya18

Disya13

Makan siang kita di Lubuk Idai kala itu, menjadi begitu semarak. Karena setiap kali aku selesai mengambil gambarmu, kau merengek minta melihat hasilnya lalu tertawa, seakan puas melihatnya. Dan… aku boleh berbangga juga dong, karena ketika hasil fotomu yang kucetak, aku mendapat pujian dari beberapa teman se kantorku. Pastinya karena kau yang menjadi modelnya, Sya…dan aku yang menjadi fotografernya (tos dulu dong).

Dalam empat hari kita bertemu, kau sudah mengantarku ke pantai Bung Hatta, Pantai Air Manis, dan berkeliling Sum-Bar bersama ayah dan bundamu. Singkat sekali rasanya pertemua kita ya Sya…? Aku masih ingin berenang di bening mata itu, masih ingin melihatmu tergelak gelak mempertontonkan barisan gigi putihmu, masih ingin bernyanyi bersama seperti di sepanjang jalan menuju Bukit Tinggi itu, masih ingin…Sya. Ajaklah bunda dan ayah ke mari…aku akan ganti mengajakmu berkeliling Jogja, mau?

Disya15

Disya10

PS: Doakan Kak Alif segera dapat adik secantik kamu ya, Sya…

Advertisements

21 thoughts on “Valdisya Azzahra

  1. duh bunda banget, bahasamu asyik sekali nai.

    fotografer handal nih, selain modelnyajuga keren (anak sapa hayooo)

    moga dapet juga versi cantik kaya gini ya nai.

    oya thanks dah diinvite, walau aku jarang di YM, pasti nanti kita ngerumpi deeh 🙂

  2. amiiiiiiinnnn (mengamini doa di paragraf terakhir)

    ini anaknya mas maryulis ya? hihi… emang cakep 😀

    btw, oot ya mbak, turut berduka cita yah atas wafatnya saudara mbak unai, smoga sgala amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.

  3. ..Ia tak hanya terlihat cantik saat tombol rana membingkai keindahannya.. Ia juga terlihat cantik, saat kalimat-kalimat yang ada mengemas keindahan yang ia punya.. 🙂

    Pada kalimat “.. Bahkan ketika mereka masih berpacaran dulu. Suatu hal yang terbayang olehmu, kan? ” Mungkinkah kata ‘tak’ seharusnya tersemat di kalimat kedua?

    nice posting, mbak Unai.. 🙂

  4. wesk anak yang manis… dulu gw sempat punya nama juga untuk anak2 gw.. yang diambil dari perpaduan nama gw ma pacar gw dulu..
    jadi di setiap lastname anak gw, gw bikin nama “Ferhonika”.. tapi sayang ga kesampean karena hub gw dah kandas 😀

    weks ko jadi curhat yach…:))

  5. disya-nya damax lucu juga ya 😉
    yg paling aq suka, foto yg paling atas nai, kereeennn. Two thumbs Up!
    Oia, bahasa itu loh, hmm mengalir begitu indah 🙂

  6. tak bosen2nya saya baca postingan yg ini Nai. Tulisannya keren, dan “menyayat hendak” seperti kata Pak EWA.

    To V3rde:
    APKAMADI itu kepanjangan dari = Anak Perempuan KAnda MAx dan Dinda Icha… *So, jgn bingitssss ya V3r… (rofl) (lmao)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s