Saya, Bapak, dan Secangkir Kopi Untuk Berdua


“Setiap insan pasti mati..hanya soal waktu…”

Penggalan lirik lagu Bimbo ini membuat hati saya bergetar. Lagu yang dalam seminggu ini menjadi backsound aktifitas saya setelah keberpulangan bapak ke pangkuan-Nya.

Tak ada obrolan hangat di sore hari yang bisa habiskan bersama.
Tak ada riuh canda di sela egositas pengaktualisasian diri.
Tak ada gelak tawa ketika kita berdua salah dalam mengisi TTS
Tak ada …
Yang tersisa hanyalah air mata. Air mata yang meruah tak ada habisnya.

Bapak, yang saya kenal sembilan tahun lalu adalah Bapak yang sekaligus menjadi sahabat, teman curhat, koki andal, dan teman berbagi secangkir kopi.
Sekarang Bapak sudah kembali…kembali pada keabadiannya. Tangis sedih dan kehilangan mengiringi. Hingga kering pun tak akan membawamu kemari..di hadapan kami.

Sore ini…Pagi besok…
Secangkir kopi menjadi milik saya saja.
Kita tidak lagi berbagi…secangkir kopi hitam tanpa gula.

Selamat jalan, Pak…
Kematian hanya selaput jarak, gagasan yang akan diseberangi. Tak ada yang hilang dalam perpisahan. Semua akan pulih, juga angan dan riang kanak.

“Nak…jangan menangis…sebab aku terbang sendiri dengan sayap ke surga”

*) Terima kasih sahabat-sahabatku…doa dan support mengembalikan titik pijakan kami. Semoga Allah membalas dengan kebaikan pula…amien

Advertisements

24 thoughts on “Saya, Bapak, dan Secangkir Kopi Untuk Berdua

  1. Dan kematian jadi akrab, seakan kawan berkelakar
    yang mengajak tertawa
    -itu bahasa semesta yang dimengerti-
    Berhadapan muka
    seperti lewat kaca
    bening
    masih dikenal raut muka
    bahkan kelihatan bekas luka
    dekat kening
    Ia menggapai tangan
    di jari melekat cincin
    Lihat, tak ada batas
    antara kita. Aku masih
    terikat kepada dunia
    karena janji karena kenangan
    kenangan padamu…

    (dikutip dari ingatan, sajak subagyo sastrowardoyo)

  2. sudahlah…..
    yang bernyawa pasti kan pergim hanya doa yang akan menemanu perjalanan Bapak ke halaman Surga….

    salam buat mas Is,Alif dan keluarga…

  3. toh perjalanannya sudah selesai, saatnya menikmati buah jerih payah selama ini πŸ™‚

    selamat jalan pak!
    sampai jumpa di sana πŸ™‚

  4. Mbak Unai..
    Maaf ya hari itu gak bisa datang ke Jogja..
    Turut berduka cita buat Mbak Unai, Mas Is, dan keluarga..

  5. Bu de…turut berduka cita yoo..!!!
    moga2,suara merduku bisa membuang penatmu di pagi ituw..hehhe..
    sekali lagi…turut berduka cita..!!!

  6. turut berduka cita ya nai…semoga amal ibadah beliau d terima Allah dan semua dosa2nya mendapatkan ampunan-Nya…amin…

    ternyata hidupnya seseorang menjadi begitu berarti manakala maut sudah memisahkan kita dengannya…
    tabah ya bu πŸ™‚

  7. sareh lan sabar….

    Dia tak pergi kemana karena dia ada dalam semangat dan kenangan yang akan selalu hidup di dihidupan kamu jeng.

    salam buat keluarga

  8. Be strong ya…supaya Bapak makin tenang di dunianya yang baru…Yakinlah Bapak selalu berada dimana kita berada..*hugs

  9. Jeng, seperti kataku dalam sms malam itu, beliau tidak hilang dalam keabadian…jadi jangan merasa kehilangan ya…

    Be tough!

  10. mba unai, saya ikut berduka cita atas meninggalnya bapak, maaf baru sempet BW lagi setelah sebulan ini sempet off

    yang hidup pasti akan mati, tapi kenangannya tetap abadi di dalam hati πŸ™‚

  11. Gusti Allah ora sare. Insya Allah, mereka yang sudah kembali berada di tempat indah.

    semangat !!!
    ngopi dewek ora papa, sing penting ana keluarga lan kanca2 nang atimu …….. :p

  12. hidup adalah sepenggalan nafas
    “pergi” adalah keabadian
    kenangan adalah sebuah catatan, bahwa beliau pernah ada
    hanya doa pengobat duka
    ikhlaskan….

    turut belasungkawa
    jangan sedih
    tabahkan hati

    Mas Is, Unai dan Alif…titip salam dari keluarga di Padang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s