Malam


Dan…
Malam tak lagi berpihak
Padaku sebagai pemujanya
Di tepi jurang kini aku berdiri
Menutup mata karena ngeri
Hati yang berserpih terhempas tadi

Tentang tungku yang menyala
Yang kucoba paksa padamkan
ciptakan jelaga

Sunyi

Dan…
Malam yang menggeliat
tak lagi berpihak
Padaku, pemujanya

Nai/Bugisan

Advertisements

14 thoughts on “Malam

  1. dooh, knp aku ga bisa isi sutbok nya siih ??? hiks…

    thx nai atas informasinya.

    puisi tentang malamnya, OK banget !!!

  2. Dan..
    Malam yang sunyi
    Disandarnya ku bermimpi
    Dipeluknya ku berdamai
    dengan kenyataan dan hati

  3. Biar saja malam tak berpihak
    Patrikan dimana langkahmu berpijak
    Hingga kau ataupun dia temukan
    Dibumi mana kan sambut mentari datang
    Karena malam pun akan berpulang
    Kepada pagi yang sebentar menjelang

  4. cerapkan saja kesetianmu sebagai mantra
    atau setidaknya kau kenang rupa saja
    sementara kucari tafsir pesona
    kuberi permintaan malam,
    sunyi katamu…
    ingin lepas diriku…
    dari diriku…
    keluh menusuk tajam
    tapi malam kukenal sebagai sajak

  5. malam, jurang yang terjal, sunyi…
    membutaku inggin segera menyambut pagi
    dan mendekapnya erat

  6. Matahari terbenam adalah milik setiap orang
    meskipun kita berjauhan
    dalam mengikapi malam..

    Namun selalu ada rembulan untukmu dan untukku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s