Ujung Rindu Telaga Ganggang Hijau


Pokok yang dulu menjulang, kini rebah ditepian
Lapuk terbakar matahari, tersiram hujan
Beberapa rantingnya masih menjuntai, tanpa daun hijau
Kering meski disekitarnya dirimbuni semak

Angin senja meriakkan telaga ganggang hijau di hadapannya
Di tepian rimba bersemak
Di dekat pokok pohon itu
Menampar wajah pasi, menggerogoti sunyi

Ku petik beberapa bunga rumput liar berwarna ungu
Ku petik juga yang kuning, dan merangkainya
Sekedar teman senandungku hatiku
Yang lirih nyaris tak terdengar

Aku mematut diri
Bercermin pada telaga ganggang hijau yang beriak
Aku tau ia tak dalam
Tak kutemui aku di sana
Hanya siluet bayang yang bergelombang

Kupejamkan mata letihku
Berharap kau mengerti
Aku tlah menanti hingga letih
Di sini
Di ujung rinduku
Di telaga ganggang hijau
Tempat dulu kita selalu bertemu

Advertisements

16 thoughts on “Ujung Rindu Telaga Ganggang Hijau

  1. Di sisi lain..
    Hamparan bunga teratai indah mengambang
    Tepat saat purnama datang
    Tersenyum meski tak satupun hiraukan
    –Pasti terlepas dari pandang–

    *Tatap ke sisi lain
    Agar senja hari ini segera terlewatkan*

    Bunda…makin keren bikin puisi na 😉

  2. baca puisi mba unai … spechless …
    dengerin suara lembut mba unai … spechless …

    nanti akan kubuat mba unai spechless begitu ngeliat reena. ga jelas seh, manusia apa orang (lho?!) … 😛

  3. Wahh…unai *bagus* jadi lil bit minder..hehehe

    Nai..ada banyak puisi ttg Tuhan dari versi hamba pendosa…Berminat?
    aku kirim lewat emailmu..MAu?sok atuh kirim alamt emailnya

  4. kelak, jika senja berlalu dan hujan tinggal mengambang diudara, akan tumbuh benih baru dari pokok yang rubuh layu, pertanda tak sia sia bangkai waktu yang berserak sepeninggalmu, unai…

  5. Ganggang hijau berlumut di telaga
    Penantianmu tidaklah sia sia
    Bila engkau kembali satu ketika
    Akan kau dapati diriku menunggu disana 🙂

  6. kapan-kapan ini puisi tolong dibacain langsung kali yaaaah…biar makin syahdu oleh suara lembutmu ituuuuu…huhuhuhu…

    *mana tahaaaaaan…

  7. btw telaga ganggang hijau itu tepatnya berada di mana yah 😀

    keren bangetttt….
    romantiss tisssss

  8. di telaga hijau yg dulu kita biasa nyari ikan gapi yg nai…
    itu buat umpan ikan arwanaku…:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s