Di Ufukmu…Katanya Kau Menunggu


Aku masih dalam gamang…
Ketika kaki hendak tinggalkan
Aku…tak lagi mampu merangkum senyummu
Tak lagi mampu melukismu di cakarawala mimpiku
Aku hanya terpaku…
Mendapati separuh hatiku, yang hampir mati karenamu…

Kugapai ufukmu…
Tempat di mana kamu selalu menunggu
Tak jua kudapati kau di situ
Lalu…kubiarkan saja semuanya berlalu
Sembari aku berbenah
Menata serpih yang berserak
Membasuh perih yang menghentak

Advertisements

15 thoughts on “Di Ufukmu…Katanya Kau Menunggu

  1. Biarkan waktu menuntunmu
    Melepaskan penat yang masih kau genggam erat
    Nanti juga kau akan bisa berkawan
    Hingga mentari esok kau temukan
    Tunjukkan…cahaya yang kau punya masih menyilaukan!

  2. jangan lagi kau gapai ufukku
    karena barat tak lagi mau menantimu
    biarkan ku berdendang seorang diri
    sembari merepih semua yang tersisa di serpihann sisa hati ini

    *huhuuuuuuuy, miss u too

  3. mbak puisi ini cocok banget buat aku. seperti yang aku rasakan sekarang. gamang…
    tapi walaupun begitu masih menunggu harapan.

  4. apa mak.. misuamu lagi dines keluar kota lagikah?!… wis sabar yo mak… gek tuku sego pecel dhisik kono 😛

  5. aku menunggu pagi,
    ketika malam masih mendekap

    aku menunggu angin,
    ketika hembus masih menggelung

    aku menunggu bahagia
    ketika duka tak jua sirna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s