AKU DALAM BISU


Ketidak berdayaanku kali ini sempurna…
Hanya memandang punggungmu dari kejauhan.
Sesekali kau menoleh, tapi tak kearahku.
Sesekali kau melempar senyum, juga bukan untukku.

Tak bergeser aku dari dudukku.
Tetap memandang punggungmu yang kian menjauh.
Sampai benar-benar menghilang di riuhnya siang.

Advertisements

14 thoughts on “AKU DALAM BISU

  1. Dalam heningmu aku datang,
    Tak kuijinkan kau hanya melihatku dari belakang,
    Aku ingin kita berhadapan,
    Menjalin satu kepastian,
    Mengikis ketidak berdayaan,
    Membuka selimut bisumu
    Dalam malam yg mulai pekat..

  2. wah mas araw ngapain mbak???

    ktauan slingkuh ya….
    (becanda…)

    eh foto yg lanskap banyak bgt mbak, yg mana? mbak ambil yg bagus aja, ntar kopi linknya ke coment box ku aja

  3. saat kaupandang punggungku..tercekatku dalam ragu…”jeng panuku dah sembuh khan”

    kekekeke…intermezo yo jeung šŸ™‚

  4. Tips: supaya dia menoleh ke arahmu, pandangi telinga kirinya…bukan punggungnya… tadinya nggak percaya, tapi ajaib…it works! šŸ˜›
    doel

  5. Semoga harap cemas yang tersimpan didalam bisa terdengar olehnya.. semoga intuisi itu mengalir dari panca-pikir menembus ruang dan menyapanya hingga ia berhenti, sadar, menoleh, berjalan balik dan berlari menyongsongmu..

    Ayo gunakan telepati mu šŸ™‚
    —————————
    Hari senen ini inagurasi presiden pertama wanita dalam sejarah afrika, sedianya juag Laura Bush dan Oprah, akan nyampe di Monrovia, sejak kemaren jalan utama Monrovia ramai dengan iring2an kendaraan VIP.

    Kapan mampir?:)

  6. loh si hubby mo kmana mak? mo jalan jauh? or sekedar ke pasar bringharjo doang? hihihihi….. nitip buku bekas wae yo mak? šŸ˜›

  7. iya niy..memandang punggung sopir…eh ternyata setelah dia noleh kok …errr panuan yaaaa….
    thanks banget ternyata postingan minimalis ini bikin banyak komen. luv u all.

  8. Ketika kebisuan menyergapmu

    tak perlu kau pandangku
    dari jauh

    inginku
    kau mendekat

    sehingga kubisa
    melihat senyummu
    yang memang untukku

    Inginku
    kau tak lagi dalam bisu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s