Sepi, Aku Benci


Terguguk aku mengendapkan lara…
di tepian pantai berombak
percuma…karena akan kembali terhempas
lelahku tak menyurutkanku tuk menemuimu lagi di pucuk mimpi

Kamu…
adalah buih yang memecah…kemudian lenyap
tak sanggup kurengkuh
Jejakmu terhapus angin…
hilang disapu ombak…

Pernakah kau rasa…?
Kesepian sepertiku saat ini?

Advertisements

7 thoughts on “Sepi, Aku Benci

  1. Kurasa kesepian ini
    membuncah

    di setiap gelap
    menjemput malam

    Pun ketika surya
    mengantar pagi

    Kesepianku tanpa
    adamu

    kian menjadi

  2. kesepian adalah teman,
    adalah frase hidup yang harus selalu ada.
    Agar manusia dapat memaknai keberadaan sesuatu.

    sepi adalah aku,
    ketika tak ku pahami lagi diri ku.

    kita tak akan pernah merasa sepi, atau kesepian.
    ada Dia …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s