“Aku ke tempatmu ya Nai, ada yang penting pengen aku ceritain!”. Lebih dari jam 8 malem aku dapet message itu dari temen lamaku. “Ada apa lagi?”, malem2x begini jalan ke arah rumahku gelap, karena di kanan kirinya dipenuhi pohon bambu. Aku kuatir juga dia gak nemuin rumahku, makanya aku tunggu dia diujung jalan menuju rumahku.
Aku nggak tau, kenapa disetiap kali aku dibutuhkan aku nggak pernah bisa menolaknya, padahal sudah nggak terhitung lagi berapa kali dia sakiti aku?. Kenapa aku masih mau mendengarkan semua keluhnya?, kenapa seringkali aku membengkalaikan kepentinganku untuk dia?, kenapa aku nggak pernah bisa tega membiarkan dia dengan persoalannya, meski aku nggak bisa bantu banyak, tapi aku tau adanya aku disetiap kali dia membutuhkan, sedikitnya membuatnya bisa bernafas lega. Tapi kenapa kedatangannya padaku cuma disaat dia butuh aku?, dan setelah itu, dia kembali menjelek-jelekan aku, mempermalukan aku?
Ah… Entahlah…
Aku nggak berharap dia membalas apa yang sudah aku buat untuk dia!
Semoga dia tau’….
Biarlah…

Advertisements

4 thoughts on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s