Bergegas kuturunkan selimut yang membungkusku tanpa melipatnya. Kubuka jendela dengan tergesa…
Sejenak kuhirup aroma tanah basah, disirami gerimis tadi malam…
Kuhempaskan nafas tersenggal…
Kulirik sinar jingga yang masih mengintip dari balik atap rumah tetangga.
Kutunggu sampai mulai meninggi…
Sungguh…
Aku selalu tak ingin melewatkan sat indah ini
Aku merindukanmu…mentariku!!!

Advertisements

3 thoughts on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s