Negeri Mimpi…

Karena kutau, kau akan datang September 27, 2008

Filed under: corat coret — unai @ 3:59 am

Pergilah seperti uap, karena kutau, kau akan kembali sebagai hujan.

“Kalau kau ada waktu, jemput aku di bandara Jum’at pagi. Aku berangkat dengan penerbangan pertama”

Aku menimang-nimang ponselku setelah membaca pesan yang sangat tibatiba itu. Bimbang. Kaukah itu? yang berjanji datang menemuiku, setelah ratusan purnama kulewati tanpamu?

Ya, tentu…aku akan menjemputmu”

Kuhela nafas, sesak. Ada yang mengganjal ketika membalas pesanmu.

Antara percaya dan tidak. Ingin menjemput atau membiarkanmutersesat di belantara kota yang belum pernah kau kunjungi. Menanggalkan logika dan berpihak pada hati yang berlumur rindu, atau sebaliknya? entahlah…aku tak memiliki kekuatan untuk memilih.

Menekuri detik yang berlari, seolah ikut berlari di atas angin.

Bertahun lalu, aku membiarkanmu pergi. Tak ada kata ; sekedar menahanmu untuk tidak meninggalkanku, atau memintamu untuk tinggal lebih lama. Tidak ada… Aku membiarkanmu menjauh…semakin menjauh, meninggalkan perih hati yang aku telan dalam diam. Aku kehilanganmu…ratusan purnama lalu.

Dan bila aku terkejut akan kehadiranmu yang tiba2, apakah ini salah? Aku percaya, kau pasti akan datang..seperti janjimu, seperti kuncup melati yang menjanjikan keharuman alami di pagi, sore, dan malam hari. Aku yakin kau akan datang. Tapi….untuk apa?  untuk menemukan satu rasa yang baru? dan memupuk keterpesonaan pada kebaruan yang menyapa, berkilau wujud senyawa sederhana ? Entahlah…?

***

Kusesap secangkir coklat panas, aku ingin membunuh rasa jenuh saat menunggumu di Bandara, Jum’at itu. Jantung berdebar lebih kencang ; ini sering terjadi saat dulu kita berjanji akan bertemu. Kupilin ujung kemejaku, sekedar menyalurkan gugup yang tidak berujung.

Pesawatmu mendarat…

Dua cup coklat panas kubawa serta. Satu untukmu, dan satu untukku. Aku masih bersandar pada satu pilar di dekat pintu kedatangan. Aku sudah melihat sosokmu sejak tadi. Dan kau tau…? aku semakin menguatkan sandaran tubuhku pada pilar itu. Kau dalam balutan kasual berwarna khaki terlihat lebih dewasa dan matang. Aku masih sangat mengenalmu, sangat. Dari ujung rambut hingga ujung kakipun kenal. Aku seperti terdampar dalam negeri yang belum pernah aku singgahi sebelumnya. Seperti mimpi….Mimpi dapat melihatmu kembali.

Kubiarkan kau celingukan mencariku. Hampir putus asa, dan mungkin kau mengira aku tak akan datang menjemputmu.

Kutepuk lembut pundakmu dari belakang, dan kau menoleh. Ada kerinduan yang membuncah dari matamu…mataku, saat beradu pandang. Aku masih tak mampu menyembunyikan gugupku. Kau menjabat tanganku, erat…hangat…den penuh emosi.

Kusodorkan coklat yang tak lagi panas. “untukmu” kataku. Masih dengan hati yang tak mampu menyembunyikan rasa yang tak menentu.

“Maaf aku tidak membawakanmu oleh oleh”

“Kaulah oleh2 yang tak ternilai, kau tau?”

Kecanggungan menguap, dan kita larut dalam cerita yang dulu belum sempat kita bagi, di sudut kotaku yang sunyi.

***

Kau datang lagi…meski kini semua tak lagi sama. Tak ada kemungkinan walau seperseratus untuk kita bisa menuai cerita  lalu kita yang sempat terabaikan. Tidak ada…

Namun begitu, kau telah datang…bagaikan hujan, di padang gersangku…

*) Maaf Lae, saya pinjam judul postingannya 

 

35 Responses to “Karena kutau, kau akan datang”

  1. zoel Says:

    Pergilah seperti uap, karena kutau, kau akan kembali sebagai hujan.

    wuihhh keren juga kata²nya

    -> iya nih, saya juga suka judul postingan seorang teman..keren yak?

  2. Nesia! Says:

    Ah, cuma minjem judul aja kok permisi. Jadi hujan ke padang gersang pun kita siap…

    *apalagi padang gersang yang berpinggul proporsional*

    -> Makasih Lae, sudah kasih izin, hahaha pinggul proposional? masih inget aja

  3. Anang Says:

    kata2nya menghipnotisku……

    -> *sedang menghipnotis Anang :)

  4. Zulmasri Says:

    bila kutelah jadi hujan, akankah kembali berharap biar aku kembali menjadi uap?

    cerita yg romantis bu….

    -> begitu siklusnya, pak. datang dan pergi…

  5. max Says:

    hmmmm….. untukku ada coklat panas juga gak? heheheh, skotang aja deh….

    -> sekotang di muaro da…ah selalu pingin bisa kembali lagi :)

  6. Esha Says:

    Alamak….indah nian…..sebuah kerinduan akankah membawa rasa sama ketika dahaga itu telah terpenuhi…?Atau biarkan rindu tetap menjadi rindu aga indahnya tetap terjaga….

    -> rindu itu indah bila bertemu, Esha..salam kenal yaaa

  7. Annots Says:

    Ini diangkat dr kisah nyata kah, mbak?

    Tapi aq suka kalimat2 diatas mbak…

    -> ah hanya sekelebat pikiran saja Nots…:)

  8. imgar Says:

    mmm…

    -> waktu kamu datang, aku gak jemput kamu yah Im :)

  9. Enade Says:

    Indah kali pun … !

    Mengingatkan pada janjiku untuk pulang. Trims dan salam kenal.

    -> pulanglah, Enade. salam kenal juga ya

  10. nico Says:

    mbaaaakk… manstap kata2nya!

    -> makasih Nico :)

  11. v3rdee Says:

    karena kita jauh makanya kuteriak:

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429H
    MOHON MAAF LAHIR BATIN DAN SALAM KENAL

    -> jadi, kalo deket..bisik bisik dong? salam kenal juga ya..maaf lahir bathin :)

  12. hujanjam13 Says:

    Apakah hujan juga memaknai dua hal :
    Pertemuan dan Perpisahan?

    Selamat Hari Raya Idul Fitri, Maaf Lahir Bathin

    -> adalah dua hal yang terpisahkan, kan hujan?

  13. Fa Says:

    mbak, ajari aku nulis dong! :D
    btw, selamat idul fitri ya Mbak, mohon maaf lahir dan batin…

    -> belajar menulis, Fa? heheh ini juga sedang belajar. Belajar bareng yuk. Maaf lahir bathin yaaa

  14. v1rzh4 Says:

    keren!

    ** mohon maaf lahir batin mbakkuw… ;)

    -> mwah mwah

  15. tuteh Says:

    Happy Idul Fitri… tulisannya.. hmm… :D

    -> Tuteh..*peluk peluk kangen….makasih ya sering mampir sini :)

  16. rymnz.v.4 Says:

    asiiknya mandi dikubangan rindu..
    eh rumah baru yah!..
    kenpa pada pindah sini .. :> ..

  17. anapalis Says:

    mengharukan.. hiks..hiks..

  18. Alex Says:

    Karena kutau, kau akan datang,….. karena aku sudah memberi tahu mu dulu. :)

  19. Alex Says:

    pa khabar uni Unai ? nggak mudik ke Padang neh ?

  20. Alex Says:

    met lebaran aja ya.

    Gendang melayu bunyinya lantang,
    Dara di hilir menari Zapin
    Ramadhan berlalu Syawalpun datang
    Mohon maaf lahir & batin

    Berharap padi dalam lesung,
    Yang ada cuma rumpun jerami,
    Harapan hati bertatap langsung,
    Hanya bermimpi dari sini.

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429H.
    Taqobalallahu minna waminkum wataqabbal ya karim.

  21. siwoer Says:

    suwe ra ngerti kabare, saiki lagi meteng to mak?!

    lahir batin yo mak, piye kabarmu saiki?

  22. putirenobaiak Says:

    Uap dan hujan, bergantian
    sesungguhnya satu…
    kok berasa aku ya nai

  23. tuteh Says:

    Waaa mbak Unai ganti leot lagi :D

  24. Catra Says:

    kemana aja uni? kok menghilang?

  25. escoret Says:

    AKU GA MUDHENG…!!!

    bun,pie kbrmu..??

  26. Catra Says:

    mana postingan baru nya mbak

  27. rvsdi Says:

    Iya ni wak kan datang ke jogja, :D Tunggu ya..

  28. alee Says:

    tulisn yg menarik, lama sekali pngin nulis, tp selalu saja kandas… smg ini jd inspirasi.thx.
    minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir batin…

  29. ria Says:

    Bun’ apa kabar? kangen lama gag sapa ;) yang pasti ria selalu ngefanz berat dgn tulisan2 bunda ;-* moga bunda makin cantiekk selalu….
    yuuukkk main ke jakarta bun ;p

    hugs and kisses!

  30. Renimaldini Says:

    Aduh, mbak unai bagus dan romantis sekali ceritanya…
    pasti kisah nyata ya???
    Yang jelas ketika sang wanita memegang pilar itu, pasti sebelah hatinya sudah melayang ke langit…
    Wanita itu tentu sangat menanti hari itu..
    andai itu bisa terjadi, aq berharap laki-laki itu akan datang menggunakan tshirt berwarna hitam plus sebuah jeans dan sandal jepit… sambil berkata ” ini satu biskuit untuk mu…Tp itu pasti tdk akan terjadi
    Duh, ceritanya bikin reni nangis…

  31. avartara Says:

    Kehidupan bagai jalan satu arah yg panjang, dan tidak ada kemungkinannya untuk kembali melewati jalan yg sama yg telah ditempuh,….. biarkan menjadi masa lalu,…

  32. toeti Says:

    hemmm.. enak dinikmati benar….

  33. CY Says:

    It’s good to hear that you are a mom of 2 babys. It’s a blessed work to be a mom. As for me, I am a dad of 5 kids. :-)

  34. kiki Says:

    romantis sekalii… “pergilah seperti uap, karena kutahu kau akan kembali sebagai hujan”

    jadi ingat 2 bln yg lalu aku datang ke satu kota dan ditunggu seperti dlm cerita itu jugaa. so sweet^^

  35. bulumatasapi Says:

    hanya biasa terdiam dan tertegun mengamati rangkaian kata….


Leave a Reply