What a Poem !

2008 May 7
by unai

”Aku tak mementingkan keabadian

Aku November….bulan badai

Dan hujan…dan dingin

Aku November…maka berkelebatlah

Seperti petir di jasadku

Cintai aku meski hanya

Berpekan-pekan…berhari-hari, berjam-jam”

 

*) Puisi karya Nizar Qabani yang diterjemahkan oleh Qaris Tahuddin

9 Responses leave one →
  1. 2008 May 7

    dah hujan dan dingin dan banjir wkwkwk.. cintai hidup yg abadi kelak.. yg bukan berjam2 berminggu2.. tp selamanya,

  2. 2008 May 7

    Hoho… puisi yang memberi ruh baru pada nesiaweekimisme yang mendadak tiba di gerbang sekarat.

    What a spirit!

  3. 2008 May 7
    v1rzh4 permalink

    waduh… levelku blum nyampe kok ya?

    ora mudheng mbak.. :p

  4. 2008 May 8

    rada ngrasa aneh tapi sangat bermakna palagi penuh pemaksaan he….

  5. 2008 May 8
    putirenobaiak permalink

    duh puisi, aje gile hehe

    dapat dimana sih keren banget?

    aku desember
    penuh hujan penuh badai
    ah lagi gak ngecas nih :D

  6. 2008 May 9

    Kamu November? berarti zodiaknya apa yah?

    *belaga mikir…*

  7. 2008 May 11

    tapi nai, sekarang kan masih mei :)

  8. 2008 May 22

    Bagus banget…
    *sebel kenapa bukan aku yg bikin*

    Bodjoku lahir November. Tapi tetep angettt… :P

  9. 2008 June 8

    Ada apa dengan cinta bulan November..?
    Mungkinkah karena GNR menembangkang November Rain..?
    Seiring Slash memainkan solo gitar panjang itu
    Saat cinta itu bersemi
    Saat saat cinta susah dipetakan.. :)
    Antara simpati dan rasa cinta itu sendiri
    Terpatri begitu dalam diingatan..
    Hingga hari ini,
    Hingga detik ini, cinta November itu tak tergantikan..

    oalah cinta.., cinta memang vitamin kehidupan yang bila kekurangan orang bisa sakit ora karuhan..

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS