Jembatan Siti Nurbaya

2008 April 4
by unai

            Sinur 2

Belum ke Padang bila belum singgah ke Jembatan Siti Nurbaya. Jembatan sepanjang 60 meter ini menghubungkan kota tua Padang dengan Taman Siti Nurbaya (tempat Siti Nurbaya dimakamkan). Membentang gagah di Muara Batang Arau.


            Sinur3

Jembatan ini nampak cantik bila senja menjelang. Pijar mercuri, sepoi angin pantai, dan lampu-lampu kapal yang mulai dinyalakan menambah romantis suasana. Tak heran bila anak-anak muda memadati jembatan ini, untuk memadu kasih  atau sekedar menikmati roti , pisang, dan jagung bakar yang dijual di sisi kanan dan kiri jembatan.

            Sinur7

Warna-warni kursi plastik yang disediakan penjaja makanan ringan, memeriahkan senja yang hangat sapa kerabat. Secangkir kopi, sepotong roti, ditambah jagung bakar manis dengan aneka rasa pilihan, sempurna berpadu dengan pemandangan yang memanjakan mata.

          Sinur4

Dari  badan  Jembatan  ini kita bisa melihat pemandangan Bukit Gunung Padang dan sunset yang berwarna jingga. Kita juga dapat sekaligus menikmati bangunan-bangunan tua di sepanjang kota tua Padang ; kota jaman kolonial Belanda lengkap dengan  kapal-kapal nelayan yang mulai merapat di dermaga muara.

          Sinur6

Bila diperhatikan dengan seksama, lampu-lampu di sepanjang jembatan ini membentuk rumah bagonjong, ciri khas bangunan di Sumatera Barat. Bila Banjarmasin terkenal dengan jembatan Barito, Palembang dengan jembatan Ampera, Padang  memiliki icon wisata yang tak kalah indahnya dan wajib dikunjungi ; Jembatan Siti Nurbaya.

 

32 Responses leave one →
  1. 2008 April 4

    wah indah sekali… thanks ni bisa jadi referensi kunjungan bila suatu saat singgah di kota Padang….

    -> harus singgah kalu sudah di padang, nang

  2. 2008 April 4

    walah bun, jd kepengen ksana…trus bawa fotografer trus puas2in narsis. :D

    -> iyah Mbit, aku pingin ke sana lagi juga, blom puas keliling2

  3. 2008 April 4

    itu di pinggir jembatan selalu rame penjaja makanan bgitu? apa nggak mempengaruhi kekuatan jembatan?

    -> Entahlah Kow…ini jembatan baru kok, mungkin kokoh bangunannya. Kalau hanya untuk berjualan saya rasa kuat2 saja, apalagi cuman jualan jagungbakar, nah kalo jualan tronton mungkin ambrol :P

  4. 2008 April 4
    imgar permalink

    fotona keren..

    kapan ke sana yuk Im ;)

  5. 2008 April 4

    wow… bagus yaa… jadi pengen ke sana (ato pengen ke sumatra).. belom pernah kesitu.
    eniwei fotonya manteb tuh.

    ->jangan nunggu tua, ke sanalah Phan :)

  6. 2008 April 4

    itu kalo dijogja enaknya dibangun diatas kali code, kali opak atau kali progo ya bun. oh ya bun, lama ndak silaturahim gimana kabarnya? :)

    -> kabar baik baik Nots…cuman agak gak bisa kemana mana, padat merayap soalnya.

  7. 2008 April 5

    mantab sekali bu unai….

    -> mantab, pake B deh Dip ;) , biar tambah mantab

  8. 2008 April 5

    ck..ck… pemandangan yang indah di tangan fotografer yg tepat! :)

    ->fotografer amatiran mah …thanks tante Fa

  9. 2008 April 5

    wuiiiih mantab banget bu pemandangannya…
    hasil jepretannya muantab surantab

    -> makasih Om, kapan ajak si kecil bareng ke sana yuk

  10. 2008 April 5

    Ya ya tapi ingat lho … tempat Siti Nurbaya dimakamkan … sebagai pemanis saja. Soalnya Siti Nurbaya itu fiksi, dari novel. Bahwa jembatannya siiiiiip ya iyalah. Waduh Nai … mambuek makin taragak pulang sajo Unai ko

    ->Pulang se lah Pak…bilo taragak, indak ado ubeknyo ko

  11. 2008 April 6

    hehe3x… kapan ke Jembatan Siti Nurbaya lagi? Ditunggu teman2 Palanta :D

  12. 2008 April 7

    @Damax: Ah wong saya ke sana saja, Uda ndak temani ke Jembatan…:P

  13. 2008 April 7

    jepretannya keren nai :)

    ->makasih om, amatiran ini :)

  14. 2008 April 7

    eksotik sekali gambarnya bos… kok keliatannya bisa mampir klo kapan-kapan kesana

    -> boleh..mampir sambil makan jagung bakar ;)

  15. 2008 April 7
    cucut permalink

    wahh .. bun bakat fotografernya belum ilang juga… manatep dah hasilnya.jadi kepengen jeprat-jepret dan bergaya narsis berasam bunda dan mas e

  16. 2008 April 7

    fotonya hebat, udah prof skrg nai?

    sama kaya pak ewa taragak pulang kampuang maimbau :D

  17. 2008 April 8
    catra permalink

    postingan yang keren, mengobati kangen saya sama kampung halaman,

    http://www.catra.wordpress.com

  18. 2008 April 10

    foto2nya kewren.. :)
    jadi berasa lebih eksotik dari byasanya…
    betewe, di djokdja bisa tuh di lempuyangan dibikin kayak jembatan siti nurbaya, tinggal kasih aja lampu2 tradisiyonil, mejengin para vendor jagung bakar, roti bakar, sate bakar dlsbg.. pasti asik tuh.. ;)

  19. 2008 April 10

    Terakhir pulang ke Padang 7-8 tahun lalu. Jembatannya belum apa-apa. Masih terbengkalai.
    Sekarang sdh sedemikian bagusnyakah?

    ok bu, salam kenal dg rang pasisia selatan.

    http://zulmasri.wordpress.com

  20. 2008 April 12

    jadi kangen pulang rasanya.

  21. 2008 May 10
    icha juliawati permalink

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah………………. cakep banget.
    Aq ga pernah tau klo daerah asalq punya tempat yg bagus bgt ‘coz aq kan blm pernah 1x pun ke padang.Ya ampun aq seneng bgt jd anak minang , ternyt msh ada yg bisa dibanggain dr sana.

  22. 2008 October 24
    RIENIE permalink

    I LOV” U MINANG TERCINTA,,

    TERUS BERJUANG MELESTARIKAN KEINDAHAN KOTA MU,,

    aku anak negeri mersa bgga akn ke indhn kotamu,kpn2 kalo da ksmpatan maen2 kesana la,,pengeeeen kali ksitu,,lum pernah soal ny,,,

  23. 2008 October 24
    RIENIE permalink

    waaah palagi m yayank t’cinta,hehe

    semakin menambah nikmatnya menikmati kota yang terkenal dgn jmbtn st nby,,,

  24. 2008 November 4
    dian permalink

    indah sekali ya…, jadi kangen pulang kampuang

  25. 2008 December 30
    Ricobkt permalink

    Aqu mrasa bangga jadi anak nagari rang minang,mempunyai tempat indah d kota kelahiran qu,kota padang. Maju trus padang,menuju yg terbaik. Slm buat rang minang d manapun brada.

  26. 2009 February 12
    melinda permalink

    siti nurbaya itu benar ada atau hanya sebuah karangan novel???
    kok ada makamnya???
    beneran itu makam siti nurbaya??

  27. 2009 February 12

    @melinda…cuman legenda.cerita rakyat saja mel

  28. 2009 February 19
    bambang permalink

    baGus banGet dah tu jeMbaTan……” taPi saYanG ye cInTa siTi yG g’ kEsAmPaiaN M tu..,mR. mas aP ya? oh mas saMsuL B…” CInta Yg MEmIlukaN…// G’ JMp DIDuNIA disuRga baranG x……..!!!!!

  29. 2009 March 17
    ayu permalink

    gila………………!!!!!!!!!!!!! indah banget .

  30. 2009 April 30

    yup.. mang bener………..
    aku baru aja dari sana malem2….
    suwer…. very-very uapikkkkk tenan…..
    apalagi nyangkruk di atas pagar jembatan…
    pokoknya nuarsis puooollllllll disana….
    jadi pengen kesana lagi……………….
    kapan yaw…….!!!!
    adakah yang ngajak yaw……… hiks—hiks—
    hehehehehehehehe……….

  31. 2009 August 20
    Media Syahputra permalink

    Disinan denai mamadu cinto….

  32. 2009 October 15

    Indah sekali. bisa dijadikan objek wisata domestik maupun international. Tapi sangat saya sayangkan, Kebiasaan kita dari rakyat sampai para pejabat. dari yang tidak sekolah sampai Master S10.yaitu prilakunya,kalau tempat wisata seharusnya tempat-tempat penjual makanan dilokasikan (ditempatkan ditempat yang khusus),tidak semua tempat dijadikan tempat berjualan. Jadi tempatnya menjadi bersih dan itulah yang disukai oleh wisatawan manca negara. Kalau prilaku kita kebanyakan makan, minum, kencing,berak disebarang tempat dan bahkan dijadikan tempat mesum dimana2. dan semuanya tutup mata melihat kejadian tersebut dari pejabat yang berwenang kadang tidak mau bertindak dan malah ikut-ikutan.Kapan kita akan maju dan berbudaya/beradab?Wasalam:darmantokasan@yahoo.com

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS